Apa Saja Bagian-Bagian Kursi Kantor dan Fungsinya?

Bagian-Bagian Kursi KantorKursi kantor merupakan salah satu perabot penting dalam lingkungan kerja modern. Fungsinya tidak hanya sebagai tempat duduk, tetapi juga sebagai penunjang produktivitas dan kenyamanan dalam bekerja. Kursi kantor yang memiliki desain dan material yang baik dapat membantu menjaga postur tubuh yang sehat, mengurangi kelelahan, dan bahkan mencegah gangguan muskuloskeletal. Oleh karena itu, memahami bagian-bagian kursi kantor sangat penting, terutama dalam memilih atau merawat kursi agar sesuai dengan kebutuhan ergonomis penggunanya. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai bagian-bagian kursi kantor beserta fungsinya:

1. Sandaran Punggung (Backrest)

Sandaran punggung adalah bagian yang menopang punggung pengguna saat duduk. Pada kursi kantor ergonomis, sandaran punggung biasanya memiliki desain mengikuti bentuk tulang belakang (spine), terutama bagian lumbar atau pinggang bawah.

Baca Juga: Bagaimana Pertimbangan Dalam Memilih Jenis Kursi Kantor?

Beberapa sandaran punggung juga memiliki fitur adjustable (dapat disesuaikan), baik dalam hal tinggi, sudut kemiringan, maupun ketegangan. Fitur ini penting untuk memastikan bahwa sandaran memberikan dukungan optimal pada berbagai jenis tubuh.

Fungsi Utama:

  • Menopang tulang belakang.
  • Mengurangi tekanan pada otot punggung.
  • Menjaga postur duduk yang benar.

2. Dudukan (Seat Pan)

Bagian kursi yang cukup penting adalah tempat pengguna duduk atau dudukan. Ukuran, bahan, dan bentuk dudukan sangat memengaruhi kenyamanan. Umumnya, dudukan memiliki busa dengan anjang kepadatan tertentu, serta lapisan pelapis kain, kulit sintetis, atau jaring (mesh).

Beberapa model kursi kantor memiliki fitur pengaturan kedalaman dudukan, yang memungkinkan pengguna mengatur seberapa jauh dudukan memanjang ke depan, berguna untuk menyesuaikan anjang paha dan menjaga sirkulasi darah.

Fungsi Utama:

  • Memberi kenyamanan duduk dalam waktu lama.
  • Mendukung panggul dan paha secara merata.
  • Membantu distribusi berat tubuh secara seimbang.

3. Sandaran Tangan (Armrest)

Bagian Sandaran tangan biasanya terletak di sisi kiri dan kanan kursi. Pada kursi kantor ergonomis, armrest dapat disesuaikan ketinggiannya, lebarnya, atau bahkan arah dan rotasinya.

Fungsi Utama:

  • Menopang lengan saat mengetik atau menggunakan mouse.
  • Mengurangi ketegangan pada bahu dan leher.
  • Meningkatkan kenyamanan kerja, terutama dalam posisi duduk lama.

4. Dukungan Pinggang (Lumbar Support)

Dukungan pinggang merupakan bagian dari sandaran punggung atau tambahan khusus yang dirancang untuk menopang area lumbar tulang belakang. Pada kursi ergonomis, dukungan lumbar sering kali memiliki fitur pengaturan baik secara vertikal (atas-bawah) atau bahkan kedalaman (masuk-keluar).

Fungsi Utama:

  • Mencegah nyeri punggung bawah.
  • Mempertahankan lengkungan alami tulang belakang.
  • Meningkatkan postur duduk yang sehat.

5. Mekanisme Pengatur (Tilt Mechanism & Height Adjustment)

Sebagai jiwa dari kursi kantor, bagian ini merupakan pusat penggerak kursi. Semua bagian yang memiliki pengaturan, di bagian inilah tuas pengaturnya berada. Kursi kantor modern memiliki berbagai mekanisme pengaturan, antara lain:

  • Pengaturan tinggi kursi: Menggunakan gas lift (tabung hidrolik) untuk menaikkan atau menurunkan dudukan agar sejajar dengan tinggi meja dan posisi kaki.
  • Tilt lock dan tilt tension: Mengatur kemiringan kursi dan ketegangan saat kursi direbahkan ke belakang.
  • Synchro tilt: Fitur yang memungkinkan sandaran dan dudukan bergerak secara sinkron saat pengguna bersandar.

Fungsi Utama:

  • Menyesuaikan posisi duduk ideal.
  • Memberi fleksibilitas dan kenyamanan.
  • Meningkatkan sirkulasi darah dan mencegah kaku otot.

6. Penopang Kepala (Headrest)

Tidak semua kursi kantor memiliki penopang kepala. Namun, bagi mereka yang menghabiskan waktu lama duduk dalam posisi tegak atau bersandar, headrest sangat berguna. Biasanya dapat disesuaikan tinggi dan sudutnya.

Fungsi Utama:

  • Menopang kepala dan leher.
  • Mengurangi ketegangan otot leher.
  • Memberi kenyamanan saat bersandar atau istirahat sejenak.

7. Rangka Dasar (Base) dan Roda (Casters)

Rangka dasar kursi biasanya berbentuk bintang lima (five-star base) untuk kestabilan. Materialnya bisa berupa plastik kuat (nylon), aluminium, atau baja. Roda atau caster dipasang di ujung kaki dasar untuk memudahkan mobilitas pengguna. Caster dapat dibagi menjadi Soft casters untuk lantai keras seperti kayu atau keramik dan Hard casters untuk karpet atau permukaan lunak.

Fungsi Utama:

  • Memberi kestabilan dan keamanan.
  • Memudahkan mobilitas di sekitar meja kerja.
  • Mendukung rotasi 360 derajat agar pengguna tidak perlu banyak bergerak dari posisi duduk.

8. Gas Lift (Tabung Hidrolik)

Gas lift merupakan mekanisme di bawah dudukan yang menghubungkan dudukan dengan dasar kursi. Bagian ini memungkinkan pengaturan tinggi kursi menggunakan tekanan gas (biasanya nitrogen). Gas lift juga mendukung fungsi putar kursi.

Fungsi Utama:

  • Mengatur tinggi duduk secara halus dan aman.
  • Menyesuaikan posisi ergonomis pengguna.
  • Memungkinkan rotasi dan mobilitas yang efisien.

Kursi kantor bukan sekadar tempat duduk, melainkan sistem kompleks untuk mendukung kesehatan dan produktivitas. Memahami bagian-bagian kursi kantor membantu kita dalam memilih kursi yang sesuai kebutuhan, baik untuk keperluan kerja di kantor maupun di rumah. Kursi yang tepat akan meningkatkan kenyamanan dan mengurangi risiko cedera akibat duduk terlalu lama. Jika Anda ingin berinvestasi dalam kursi kantor, pastikan untuk tidak hanya memperhatikan penampilan luar, tetapi juga fungsi dan fitur penunjangnya.

Cahaya Mustika Internesia Solusi Kebutuhan Kantor Anda”

Jl. KH. Moh. Mansyur No. 202H RT 01 / RW 06
Tanah Sereal, Kec. Tambora
Kota Jakarta Barat
DKI Jakarta 11210
Admin : +62 811-3791-1115

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *